Buku ini lahir untuk perempuan yang diam-diam merasa bersalah saat membeli barang berkualitas demi kenyamanan tubuhnya sendiri.
Dan untuk yang lelah disalahkan oleh suara di kepalanya seolah kesalahan uang masa lalu adalah kegagalan hidup selamanya.
Di balik belanja impulsif, sering kali ada rasa lelah yang butuh dihargai.
Di balik rasa takut menabung, ada memori masa kecil yang pernah merasa tidak aman.
Menyembuhkan hubungan dengan uang tidak dimulai dari aturan yang keras, melainkan dari keberanian untuk hadir, memaafkan keputusan lama, dan mulai menata masa depan dengan cara yang lebih manusiawi.
Apa yang Akan Kamu Temukan di Dalamnya?
-
Struktur Reflektif 3 Sesi Buku:
-
Sesi Patah: Menyapa inner child, mengurai trauma masa lalu, dan membongkar money script yang selama ini menyabotase keputusanmu tanpa sadar.
-
Sesi Pulih: Memahami siklus kebiasaan belanja (habit loop), menata 3 Pos Budget (Hidup – Aman – Mimpi), dan mengubah kalimat batin negatif menjadi afirmasi yang menenangkan.
-
Sesi Tumbuh: Praktik cash flow awareness, lembar visualisasi tujuan 1–10 tahun, serta habit tracking mingguan yang realistis.
-
-
Dek Kartu Keuangan Reflektif (Edisi Cetak only):
-
Kartu praktis penjelajah batin yang memuat pertanyaan pemantik rasa, afirmasi pengganti cerita lama, dan tips jeda sadar sebelum bertransaksi.
-
-
Template & Lembar Kerja Interaktif:
-
Halaman jurnal pribadi, doa-doa kecil penenang batin, serta akses barcode untuk Spreadsheet Cashflow & Budgeting otomatis milik KamuPunyaPower.
-
-
Undangan Komunitas & Konsultasi:
-
Kode redeem khusus untuk konsultasi keuangan reflektif serta akses bergabung ke dalam Power People Community.
-
A Note From A Living Well
Tester sachet Dikala Tea dan Suka Real Honey Stick yang kami sertakan di dalam edisi buku bukan sekadar bonus kemasan.
Keduanya dipilih secara independen oleh A Living Well sebagai everyday objects, teman ritual seduhan hangat agar dirimu rileks saat membuka lembar-lembar refleksi yang mungkin sempat membuatmu ragu atau cemas.
Seduh tehmu, tambahkan madunya, dan mulailah membaca perlahan. Perjalanan pulangmu selalu layak dirayakan.








