Financial Goal (Part 2)

Edisi 9 di Sesi Jumpa (Jum’at Punya Cerita) by WAG masih membahas tentang Financial Goal

Pengertian Financial Goal

Financial goals. Ya, ini adalah kunci penting bagi masa depan finansialm. Alasannya sederhana, kalau tidak tahu goal nya apa, kemungkinan bakal berkelana tanpa arah dan mudah tergoda hal tak jelas, bahkan jadi kurang bersemangat cari cuan

Memiliki goal dapat memacu diri–lebih spesifiknya, memicu otak–untuk melakukan berbagai cara mengatur keuangan demi mencapai goal tersebut. Ibaratnya, saat traveling, bisa jadi lebih bersemangat membuat itinerary saat tahu destinasi yang akan dicapai, serta bisa membayangkan hal-hal menarik yang mau di nikmati setelah sampai di tujuan.

HARUS Mencatat Financial Goals, WHY

1. Supaya tidak hanya menjadi mimpi dan angan-angan belaka. Seharusnya, financial goals adalah sebuah langkah yang kita lakukan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik di masa depan.

2. Mengetahui mana yang harus di dahulukan. Dengan mencatat berbagai tujuan keuangan kita, maka kita akan bisa membuat daftar mana yang harus di dahulukan, dan mana yang bisa ditunda. Kita membuat tujuan keuangan harus realistis, tidak bisa kita berharap ada rezeki nomplok lalu tiba-tiba tujuan keuangan kita terpenuhi begitu saja.

3. Membuat langkah-langkah yang pasti. Untuk membuat tujuan keuangan kita menjadi kenyataan, tentunya kita harus membuat langkah-langkah setiap bulan atau tahunnya. Misalnya kita ingin membeli sebuah motor dengan harga 20 juta di tahun depan. Maka paling tidak kita harus bisa mengumpulkan uang 1,6 juta setiap bulannya. Dan untuk mengetahui itu semua kita harus mencatatnya, tidak bisa hanya di awang-awang saja.

Financial Goals dalam Perencanaan Keuangan

Dalam membuat tujuan keuangan kita harus menentukan biaya dan jangka waktu tertentu sampai tujuan itu tercapai.

Misalnya kita ingin membeli rumah seharga 1 M dalam jangka waktu 10 tahun. Maka dengan begitu, kita bisa mempersiapkan berbagai hal demi mencapai tujuan tersebut. Bisa dengan cara menabung, menambah sumber pemasukan dan lain-lain, sesuai dengan biaya dan jangka waktu yang kita punya.

Memang sebetulnya membuat financial goals dan merealisasikannya tidak semudah kelihatannya. Kita harus menghitung berbagai biaya tambahan, faktor inflasi-deflasi, dan berbagai faktor lainnya.

Timeline Financial Goal

Jangka pendek        : bisa direalisasikan dalam 1-2 tahun
Jangka menengah   : bisa direalisasikan dalam 3-5 tahun
Jangka panjang       : bisa di realisasikan diatas 5 tahun

Contoh perhitungan financial goal

Financial Goal               : beli rumah
Harga Rumah saat ini   : 500 juta
Kapan mau beli             : 2 tahun lagi
Beli dengan cara           : Kredit 10 tahun
Ingin DP                         : 30 % X 500 Juta = 150 juta

Hitungan :

Harga rumah saat ini            : 500 juta
realisasi                                : 2 tahun lagi (24 bulan)
Perkiraan inflasi                   : 5 % pertahun = 5% x 2 tahun = 10 %
Harga rumah 2 tahun lagi    : 550 juta (500 juta + perkiraan inflasi selama 2 tahun adalah 10 % X 500 juta)
DP yg dibutuhkan                : 30 % X 550 juta = 165 juta / 24 bulan = 6.875.000

Catatan :
Pastikan bulanan kredit disimulasikan ke dalam budget bulanan sehingga bisa mengukur sanggup bayar atau tidak

 

Semoga informasi ini dapat membantu literasi keuangan kamu, untuk bergabung dengan Power People Community bisa explore https://kamupunyapower.com/power-people-community/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *